Laman

Kamis, 16 Juni 2011

Nasehat Untukku & Untukmu





Bismillahirrahmaanirahiim

Dengan kerendahan hati mari kita simak pesan2 Al-qur’an tentang tujuan hidup yang sebenarnya
Nasehat ini untuk semuanya ………..
Untuk mereka yang sudah memiliki arah………
Untuk mereka yang belum memiliki arah………
dan untuk mereka yang tidak memiliki arah.

nasehat ini untuk semuanya…….
Semua yang menginginkan kebaikan.
Saudaraku………….
Nikah itu ibadah…….
Nikah itu suci,ingat itu……

Memang nikah itu bisa karena harta,
bisa karena kecantikan,
bisa karena keturunan dan bisa karena agama.
Jangan engkau jadikan harta,
keturunan maupun kecantikan sebagai alasan…………
karena semua itu akan menyebabkan celaka.
Jadikan agama sebagai alasan……..
Engkau akan mendapatkan kebahagiaan.

Saudaraku……….
Tidak dipungkiri bahwa keluarga terbentuk karena cinta……..
Namun……
jika cinta engkau jadikan sebagai landasan,
maka keluargamu akan rapuh, akan mudah hancur.
Jadikanlah ” ALLAH ” sebagai landasan……
Niscaya engkau akan selamat
Tidak saja dunia, tapi juga akherat…….
Jadikanlah ridho Allah sebagai tujuan……
Niscaya mawaddah, sakinah dan rahmah akan tercapai.

Saudaraku………..
Jangan engkau menginginkan menjadi raja dalam “istanamu”……
disambut istri ketika datang dan dilayani segala kebutuhan…….
Jika ini kau lakukan ” istanamu ” tidak akan langgeng…..

Lihatlah manusia ter-agung Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam ….
tidak marah ketika harus tidur di depan pintu,
beralaskan sorban, karena sang istri tercinta tidak
mendengar kedatangannya.
Tetap tersenyum meski tidak mendapatkan makanan tersaji dihadapannya
ketika lapar……..
Menjahit bajunya yang robek……..

Saudaraku………
Jangan engkau menginginkan menjadi ratu dalam “istanamu “……..
Disayang, dimanja dan dilayani suami……
Terpenuhi apa yang menjadi keinginanmu……..
Jika itu engkau lakukan ” istanamu ” akan menjadi neraka bagimu
Saudaraku…………
Jangan engkau terlalu cinta kepada istrimu……..
Jangan engkau terlalu menuruti istrimu……
Jika itu engkau lakukan akan celaka….

Engkau tidak akan dapat melihat yang hitam dan yang putih,
tidak akan dapat melihat yang benar dan yang salah…..
Lihatlah bagaimana Allah menegur ” Nabi “-mu
tatkala mengharamkan apa yang Allah halalkan
hanya karena menuruti kemauan sang istri.

Tegaslah terhadap istrimu……………..
Dengan cintamu, ajaklah dia taat kepada Allah…….
Jangan biarkan dia dengan kehendaknya……..
Lihatlah bagaimana istri Nuh dan Luth………..
Di bawah bimbingan manusia pilihan,
justru mereka menjadi penentang…..
Istrimu bisa menjadi musuhmu………..

Didiklah istrimu……..
Jadikanlah dia sebagai Hajar,
wanita utama yang loyal terhadap tugas suami, Ibrahim.
Jadikan dia sebagai Maryam,
wanita utama yang bisa menjaga kehormatannya……
Jadikan dia sebagai Khadijah,
wanita utama yang bisa mendampingi sang suami Rasulullah saw
menerima tugas risalah…..

Istrimu adalah tanggung jawabmu….
Jangan kau larang mereka taat kepada Allah…..
Biarkan mereka menjadi wanita shalilah….
Biarkan mereka menjadi Hajar atau Maryam……..
Jangan kau belenggu mereka dengan egomu…

Saudaraku…….
Jika engkau menjadi istri………
Jangan engkau paksa suamimu menurutimu……
Jangan engkau paksa suamimu melanggar Allah……

Siapkan dirimu untuk menjadi Hajar,
yang setia terhadap tugas suami…..
Siapkan dirimu untuk menjadi Maryam,
yang bisa menjaga kehormatannya….
Siapkan dirimu untuk menjadi Khadijah,
yang bisa yang bisa mendampingi suami menjalankan misi.

Jangan kau usik suamimu dengan rengekanmu….
Jangan kau usik suamimu dengan tangismu….
Jika itu kau lakukan…..
Kecintaannya terhadapmu akan memaksanya menjadi pendurhaka…………….
jangan……….

Saudaraku……..
Jika engkau menjadi Bapak……
Jadilah bapak yang bijak seperti Lukmanul Hakim
Jadilah bapak yang tegas seperti Ibrahim
Jadilah bapak yang kasih seperti Rasulullah Shallallahu ' alaihi wasallam

Ajaklah anak-anakmu mengenal Allah……….
Ajaklah mereka taat kepada Allah…….
Jadikan dia sebagai Yusuf yang berbakti…….
Jadikan dia sebagai Ismail yang taat…….
Jangan engkau jadikan mereka sebagai Kan’an yang durhaka.

Mohonlah kepada Allah……….
Mintalah kepada Allah, agar mereka menjadi anak yang shalih…..
Anak yang bisa membawa kebahagiaan.

Saudaraku……..
Jika engkau menjadi ibu….
Jadilah engaku ibu yang bijak, ibu yang teduh….
Bimbinglah anak-anakmu dengan air susumu….

Jadikanlah mereka mujahid………
Jadikanlah mereka tentara-tentara Allah…..
Jangan biarkan mereka bermanja-manja…..
Jangan biarkan mereka bermalas-malas……….

Siapkan mereka untuk menjadi hamba yang shalih….
Hamba yang siap menegakkan Risalah Islam.

Sirloin Steak with Mushroom Sauce




Pengen belajar bikin steak sendiri karena kalo beli di resto harganya selangit ... hehehe
Bahannya gak macem2, buatnya gampang dan lumayan cepet juga.

Katanya kunci pembuatan steak ini terletak pd waktu memanggangnya, harus pas suhu dan waktunya. Trus membaliknya cukup 1x utk tiap permukaan.
Saya sendiri menyukai steak yg well done.
Untuk memanggangnya saya pake wajan tebal (iron cash) dgn api kecil-medium kurleb 5-8 mnt utk tiap sisi.

Bahan:
3 ptg sirloin steak (kurleb 500 gr) 

Bumbu perendam: 
  •  2 bawang putih, cincang halus 
  • 1/2 sdt garam
  • 1 sdt merica hitam, tumbuk kasar
  • 3 sdm minyak zaitun

2 sdm minyak zaitun + 2 sdm margarine, utk memanggang

Bahan Mushroom Sauce: 
  • 1 bawang bombay, ukuran sedang 
  • 100 gr jamur (kalengan), iris
  • 2 sdt tepung terigu
  • 250 ml air kaldu daging
  • 1 sdm saus tomat
  • 1 sdm kecap asin
  • Merica & Garam

Cara membuat: 
  • Rendam daging dgn bumbu perendam slm bbrp jam sampai bumbu benar2 meresap (simpan dlm kulkas). 
  • Panaskan wajan, kemudian masukkan minyak zaitun dan margarine.
  • Panggang steak hingga kedua sisinya matang. (Utk mengetes kematangan, tekan permukaan daging, kalau sudah tidak ada cairan keluar berarti sdh matang)
  • Tuang cairan bekas memanggang steak ke dlm wajan lain, kemudian gunakan utk menumis bawang bombay hingga harum.
  • Masukkan potongan jamur, tumis sebentar.
  • Tambahkan terigu, aduk sampai cukup matang.
  • Kemudian masukkan bahan2 lainnya, masak sampai cukup mengental, cicipi rasanya. 
  • Siramkan ke atas steak.
Hidangkan steak bersama french fries dan salad.

Kentang Panggang Keju



Hmmm.....it's yummy!!

Bahan:
1 kg kentang, kukus, haluskan
2 sdm susu bubuk
1 btr telur
50 gr keju parut
Garam, gula, merica secukupnya

Topping:
1 sdt mentega
1 sdt tepung terigu
1 gls susu cair
25 gr keju parut

Cara membuat:
Campur seluruh bahan pertama hingga rata.
Olesi pyrex dgn mentega, kemudian masukkan dan ratakan 1/2 bag. adonan kedlmnya.
1/2 bag lagi dibentuk bulat2 kemudian taruh diatasnya.
Panaskan oven 350 F, kemudian panggang kentang selama 15 mnt.

Sementara itu, buat topping:
Lelehkan mentega diatas wajan, kemudian masukkan terigu.
Aduk2 sampai terigu matang.
Tuang susu sedikit2 sambil diaduk agar tdk menggumpal.
Masukkan keju.
Masak sampai adonan ckp kental.

Keluarkan pyrex, kemudian siram topping ke atas kentang.
Panggang kembali selama 10 mnt sampai bag. atas kecoklatan.
Bila perlu panggang dgn api atas sebentar.
Hidangkan hangat2 ketika topping masih melting.
Enak disajikan bersama steak atau meatloaf dan vegetable.

GARLIC BREAD




 kalo lagi ke Pizza Hut & nunggu pesanan datang , biasanya disuguhi garlic bread ... hmmm  yummyyy ... sudah lama pengen bisa bikin sendiri ..  Alhamdulillah dapat resepnya...yuk bikin sendiri di rumah  ..<3


Bahan:
Roti baguette / Roti Prancis

Utk olesan:
50 gr butter
1 sdt garlic powder

Cara membuat:
  1. Potong2 roti, olesi atasnya dgn bahan olesan.
  2. Atur di atas loyang, taburi dgn italian herb/seledri 
  3. Kalau suka, bisa dikasih taburan keju parut.(Pake butter yg unsalted)
  4. Masukkan kedlm oven 350 C, 5-10 menit. 
  5. Hidangkan hangat bersama cream soup.

AYAM PANGGANG KLATEN



ayam panggang klaten ini sangat  lezaaattt & menggoda selera ... ditambah sambel trasi goreng dan lalapan ketimun daun kemangi ....tambah maknyus  ....♥


Bahan-Bahan :

- 1 kg ayam dipotong 8 bagian
- 3 lembar daun salam
- 4 lembar daun jeruk, disobek2
- 1 batang serai, dimemarkan
- 1 sdm garam
- 2 sdt gula merah, disisir
- 1 sdt air asam jawa
- 400 ml santan dari 1 butir kelapa
- 2 sdm minyak untuk menumis


Bumbu yang dihaluskan :

- 2 sdt ketumbar
- 1/2 sdt merica
- 1/4 sdt jintan, disangrai
- 10 butir bawang merah
- 5 siung bawang putih
- 5 butir kemiri, disangrai
- 1 cm kencur
- 1 cm lengkuas
- 1 cm jahe
- 2 cm kunyit, dibakar


Cara Membuat :

1. Panaskan minyak goreng, tumis bumbu halus, daun salam, daun jeruk
dan serai sampai harum, Tambahkan ayam. aduk sampai berubah warna.

2. Masukkan santan, garam, gula merah & air asam jawa. masak sampai
meresap dan santan menyusut.

3. Bakar sambil dibolak-balik dan dioles dengan sisa bumbu sampai harum.

4. Sajikan dengan nasi putih hangat beserta sambel trasi goreng & lalapannya .

Menghadapi Cemburu Pada Anak




Cemburu merupakan suatu faktor yang menyertai kebanyakan problem kejiawaan pada diri anak2. Adapun yang dimaksud disini adalah cemburu yang tidak sehat, yang dapat merusak diri anak-anak, bahkan terkadag merupakan sebab frustuasinya dan bisa menghadapkannya pada problem kejiwaan.

Cemburu juga merupakan salah satu perasaan alami yang ada pada diri manusia, seperti halnya cinta. Maka keluarga hendaknya bisa menerimanya dengan nyata, namun dalam waktu yang sama tidak pula mengabaikan perkembangannya.

Cemburu merupakan sarana yang akan mengantarkan seorang anak pada kurangnya kepercayaan terhadap dirinya sendiri, ataupun membangkitkannya untuk melakukan permusuhan, perusakan dan juga kemarahan.

Cemburu merupakan perasaan menyakitkan yang muncul karena berbagai keadaan, seperti: kelahiran anak baru pada sebuah keluarga, atau sang anak merasa gagal mewujudjkan harapan-harapannya dan berhasilnya anak lain mewujudkan harapan tersebut, ataupun perasaan memiliki kekurangan akibat dari kegagalan perasaan tersebut.

Pada dasarnya cemburu merupakan perasaan terkombinasi antara perasaan senang untuk berkuasa (unggul) dan perasaan benci (marah). Terkadang perasaan cemburu pada diri seseorang itu disertai dengan perasaan benci (marah), baik terhadap dirinya sendiri ataupun terhadap rekan-rekannya yang mampu mewujudkan tujuan-tujuan mereka, sementara dia tidak mapu mewujudkannya.

Terkadang perasaan cemburu ini disertai dengan gejala-gejala lain, seperti: memberotak, memfitnah, perasaan jengkel, merusak, membangkang, ataupun sifat durhaka. Dan terkadang pula disertai gejala-gejala sejenis yang menyertai perasaan marah (kebencian) yang menyebabkan kondisi frustasi. Seperti apatis, perasaan malu, sensitif, perasaan lemah ataupun hilangnya selera dan juga hasrat dalam berbicara.

Rasa cemburu merupakan persoalan serius bagi kehidupan seseorang yang mengakibatkan konflik kejiwaan yang beraneka ragam. Ia juga akan memunculkan resiko-resiko yang tak disadari bagi dirinya pribadi dan juga sosial. Yakni dengan munculnya gejala-gejala sikap yang beraneka macam, diantaranya: mengompol, mengisap jari, menggit kuku, hasrat untuk menarik perhatian orag lain, serta berusaha memperoleh kasih saying mereka dengan berbagi cara. Atau berpura-pura menunjukkan rasa sakit, takut, goncang, ataupun menampakkan rasa permusuhan dengan terang-terangan.

Untuk menangani perasaan cemburu dan menjaganya dari dampak-dampak negatif, upaya-upaya yang hendaknya dilakukan antara lain:
  • Mengetahui sebab-sebab dan juga penanganannya.
  • Membuat sang anak bisa merasakan nilai (harga) diri dan juga keberadaannya ditengah-tengah keluarga, sekolah, dan diantara teman-temannya.
  • Membiasakan anak untuk ikut serta dalam mencintai anak/orang lain.
  • Mengajarkan kepada anak sejak kecil bahwa hidup itu menerima dan memberi, dan sesungguhnya wajib bagi setiap manusia untuk menghormati hak-hak orang lain.
  • Membiasakan anak dalam persainan yang sehat, dengan bersikap sportif terhadap orang lain.
  • Membangkitkan rasa percaya diri dalam jiwa anak dan meringankan ketajaman perasaan dengan kekurangan ataupun kelemahan pada dirinya.
  • Mewujudkan hubungan-hubungan yang ditegakkan dengan pondasi kebersamaan dan keadilan, tanpa membeda-bedakan ataupun melebihkan atas yang lain, apapun itu jenis kelaminnya, usia, ataupun kemampuan. Jangan memfavoritkan dan jangan pula mengistimewakan, akan tetapi pergaulilah dengan sama.
  • Membiasakan anak untuk bisa menerima keunggulan dan juga kekalahan. Yaitu berusaha mewujudkan keberhasilan dengan mencurahkan dengan segala kesungguhan, tanpa harus merasa cemburu dengan keunggulan anak lain atas dirinya, sehingga dapat mencegahnya dari kehilangan rasa percaya diri.
  • Membiasakan anak yang egois untuk menghormati, menghargai, serta memberikan rasa simpati terhadap sebuah kebersamaan. Dan juga menyertakan anak tersebut dalam berbagai permainan dan peralatan yang dimilikinya.
  • Hendaknya orangtua bersikap teguh terhadap hal-hal yang berkaitan dengan perasaan cemburu pada diri anak. Tidak menampakkan kegoncangan dan juga perhatian yang berlebihan terhadap perasaan-perasaan tersebut. Dan tidak mengabaikan anak yang pasif, dimana perasaan-perasaan cemburu tidak nampak pada dirinya.
  • Pada kondisi kelahiran anak baru, maka tidak boleh mengabaikan anak yang besar dan memberikan perhatian kepada si kecil lebih dari selazimnya. Hendaknya memperhatikan si bayi sesuai dengan kadar kebutuhannya, dan bayi tidaklah membutuhkan hal yang berlebihan.
  • Hendaknya orangtua menahan diri dari sikap membanding-bandingkan secara terang-terangan. Namun hendaknya menganggap bahwa setiap anak itu sebagai pribadi yang memiliki perbekalan dan keistimewaan khusus yang ada pada dirinya.
  • Menumbuhkan hobi yang berbeda diantara saudara-saudaranya, agar setiap anak akan unggul pada masing-masing bidangnya, sehingga bisa menilai dan menghargainya tanpa harus membandingkannya dengan yang lain.
  • Tidak berlebihan dalam mengistimewakan anak yang sakit. Sesungguhnya hal ini dapat menimbulkan cemburu diantara saudara-saudaranya yang sehat.
***
artikel muslimah.or.id